Kamis, 06 Desember 2012

Perubahan Kebudayaan Dari Lokal Menuju Global



Sebelum menjelaskan tentang perubahan kebudayaan dari lokal menuju global, simaklah uraian tentang pengertian budaya dan globalisasi.
budaya bu.da.ya merupakan (1) pikiran; akal budi: hasil –; (2) adat istiadat: menyelidiki bahasa dan –; (3) sesuatu mengenai kebudayaan yg sudah berkembang (beradab, maju): jiwa yg –; (4) cak sesuatu yg sudah menjadi kebiasaan yg sudah sukar diubah(KBBI)
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.(taken from wikipedia.com)
Realita dalam masyarakat terdapat 2 kekuatan berkenaan dengan perubahan kebudayaan, yaitu konservatisme dan keinginan akan perubahan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan kebudayaan:
1.     Discovery dan invention
·         Discovery dan invention adalah pangkal tolak dalam studi mengenai pertumbuhan dan perubahan kebudayaan, karena hanya dengan proses inilah unsur yang baru dapat ditambahkan kepada keseluruhan kebudayaan manusia.
·         Menurut Linton,  Discovery adalah setiap penambahan pada pengetahuan dan invention adalah penerapan yang baru dari pengetahuan.
·         Basic invention, Basic invention dapat diterangkan sebagi suatu peristiwa yang meliputi pemakaian prinsip baru atau kombinasi dari prinsip baru. Basic disini mempunyai arti, bahwa ia membuka kemungkinan akan adanya kemajuan dan menjadi dasar dari berbagai invention.
·         Improving invention, artinya adalah memperbaiki penemuan yang telah ada
1.     Difusi kebudayaan
·         Difusi kebudayaan adalah proses penyebaran unsur kebudayaan dari satu individu ke individu lain, dan dari satu masyarakat ke masyarakat lain.
·         Penyebaran dari individu ke individu lain dalam batas satu masyarakat disebut difusi intramasyarakat.
·         Sedangkan penyebaran dari masyarakat ke masyarakat disebut difusi intermasyarakat.
·         Difusi mengandung tiga proses yang dibeda-bedakan:
o    Proses penyajian unsur baru kepada suatu masyarakat
o    Penerimaan unsur baru
o    Proses integrasi
1.     Akulturasi
·          Redfield, Linton, Herskovits: Mengemukakan bahwa akulturasi meliputi fenomena yang timbul  sebagai hasil, jika kelompok – kelompok manusia yang mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda bertemu dan mengadakan kontak secara langsung dan terus-menerus, yang kemudian menimbulkan perubahan dalam pola kebudayaan yang original dari salah satu kelompok atau pada kedua-duanya.
·         Gillin dan Gillin dalam bukunya Cultural Sociologi, Mengemukakan bahwa akulturasi adalah proses dimana masyarakat yang berbeda-beda kebudayaannya menglami perubahan oleh kontak yang lama dan langsung, tetapi dengan tidak sampai kepada percampuran yang komplit dan bulat dari dua kebudayaan itu.
·         Dr. Koentjaraningrat, mengemukakan bahwa akulturasi  adalah proses yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa , sehingga unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaa sendiri, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan sendiri.
Contoh dari perubahan kebudayaan dari lokal menuju global salahnya adalah anak muda jaman sekarqang baik yang tinggal dikota maupun didesa lebih bisa memainkan alat musik moderen yang berasal dari negara lain seperti gitar,bass,drum,piano dari pada alat musik asli daerahnya seperti angklung, gamelan, dan alat-alat musik lainnya. Selain itu,para remaja sebagian besar cenderung lebih menguasai tarian moderen seperti,hip-hop dan breakdance dari pada tarian seperttari topeng dari DKI Jakarta, ataupun tari serimpi dari Jawa Tengah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar