Kamis, 06 Desember 2012

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERADAB



MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERADAB DAN MASYARAKAT ADAB
 Manusia dikatakan beradab apabila telah memiliki akhlakul karimah dan senantiasa berpegang teguh kepada norma agama dan tidak melanggar norma agama dan menjadi masyarakat religius.
Manusia sebagai mahluk beradab artinya pribadi manusia itu memiliki potensi unuk berlaku sopan, berakhlak, dan berbudi pekerti yang luhur. Sopan, berhlak, berbudi pekerti, yang luhur menunjukan pada perilaku manusia. Orang yang berkesopanan, berakhlak, berbudi pekerti luhur dalam prilaku, termasuk pula dalam gagasanya. Manusia yang beradap adalah manusia yang bias menyelaraskan antara cipta, rasa,. Kaelan (2002) menyatakan manusiaa yang beradapadalah manusi yang mampu melaksanakan hakikatnya sebagai manusia. Kebalikanya adalah manusia yang biadab atau di kenal dengan istilah barbar. Secara sempit orang biadab diartikan sebahgai orang yang perulakuanya tidak sopan, tidak berakhlak, dantidak memiliki budi pekerti yang mulia. Orang yang biadab juga tidak mampu manyeimbangkan antara cipta, rasa, dan karsanya sebagai manusia.

Manusia adalah makhluk yang beradab sebab dianugerahi harkat, martabat serta potensi kemanusiaan yang tinggi. Dalam perkembangannya bisa jatuh dalam perilaku kebiadaban karena tidak mampu menyeimbangkan atau mengendalikan cipta, rasa dan karsa yang dimilikinya. Manusia tersebut telah melenggar kemanusiaannya.

Masyarakat adab memiliki padanan istilah yang dikenal dengan masyarakat madani atau masyarakar sipil.
Masyarakat beradab atau berkeadaban
Masyarakat madani (masyarakat yang teratur dan beradab)
Peradaban hanya terwujud dalam masyarakat teratur

Wujud peradaban moral :
Nilai-nilai dalam masyarakat hubungannya dengan kesusilaan
Norma : aturan, ukuran, atau pedoman yang dipergunakan dalam menentukan sesuatu benar atau nsalah, baik atau buruk.
Etika : nilai-nilai dan norma   moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi pegangan dalam mengatur tungkah laku manusia, bisa juga diartikan sebagai etiket, sopan santun.
Estetika : berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, mencakup kesatuan (unity), keselarasan (balance), dan kebalikan (contrast).

PERADABAN
Perkembangan kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu yang diperoleh manusia pendukungnya taraf kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu tercapai pada pendukungnya yang dikatakan sebagai beradab atau mencapai peradaban yang tinggi. Jadi evolusi kebudayaan bisa mencapai sampai pada taraf tinggi yaitu peradaban.
    Peradaban lahir sebagai respon (tanggapan) manusia yang dengan segenap daya upaya dan akalnya menghadapi, menaklukan dan mengolah alam sebagai tantangan (challenge) guna mencukupi kebutuhan dan melestarikan kelangsungan hidupnya. Penerapan teknologi itu bertujuan untuk memudahkan kerja manusia agar meningkatkan efisiensi dan produktifitas.

GELOMBANG PERUBAHAN PERADABAN UMAT MANUSIA
Mengalami 3 gelombang :
Gelombang I peradaban teknologi pertanian berlangsung mulai 800 SM - 1500 M
Gelombang II, peradaban teknologi industry berlangsung mulai  1500 M – 1970 SM
Gelombang III, peradaban informasi berlangsung mulai 1970 M – sekarang

GELOMBANG I (the first wave) revolusi hijau
Dalam gelombang ini manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian. Manusia cenderung bertempat tinggal di msuatu tempat yang kemudian menumbuhkan desa.

GELOMBANG II REVOLUSI INDUSTRI (1700 – 1970)
Pada tahun 1712 penemuan mesin uap ditemukan mesin-mesin bergerak cepat dan ban berjalan. Mesin-mesin dapat melihat dan mendengar setajam panca indera. Lahir macam-macam mesin baru yang akhirnya dikoordinir dengan rapi menjadi pabrik. Penggunaan mesin industry telah memajukan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa eropa.

GELOMBANG III revolusi informasi
Ditandai dengan kemajuan teknologi informasi yang memudahkanmanusia untuk berkomunikasi  dengan berbagai bidang. Gelombang III terjadi ndengan kemajuan teknologi dalam bidang :
Kominikasi dan data processing
Penerbangan dan angkasa luar
Energy alternative dan energy yang dapat diperbarui
Terjadinya urbanisasi yang disebabkan oleh kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi.
 Gelombang III ini melahirkan suatu asyarakat dunia yang dikenal dengan THE GLOBAL VILLAGE (kampong global) diperkirakan pincaknya pada tahun 10 – 20 tahun mendatang.

GLOBALISASI MEMUNCULKAN PERUBAHAN-PERUBAHAN :
Periubahn dari masyarakat industry ke masyarakat informasi
Perubahan dari yeknologi yang mengandalkan kekuatan tenaga ke teknologi canggih
Perubahan dari rkonomi sosial ke ekonomi dunia
Perubahan dari jangka pendek ke jangka panjang
Perubahan dari sentralisasi ke desentralisasi
Perubahan dari bantuan lembaga ke bantuan diri sendiri
Perubahan dari demokrasi perwakilan ke demikrasi patisipatori
Perubahan dari system hirarki ke jaringan kerja
Perubahan dari utara ke selatan
Perubahan dari satu diantara dua pilihan menjadi macam-macam pilihan

Patricia Aburdace (1990) 10 macam perubahan di era globalisasi;
Abad biologi
Bangunnya sosialisme pasar bebas
Cara hidup global dan nasonalisme budaya
Dasawarsa keoemimpinan wanita
Kebangkitan agama dan millennium baru
Kebangkitan dalam kesenian
Kemenangan individu
Perkembangan ekonomi dunua pada tahun 1990-an
Berkembangnya wilayah pasifik
Privatisasi / swastanisasi atas Negara kesejahteraan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar